Berita Terbaru :

KOTAMOBAGU

Lihat Lainnya »

BOLMONG

Lihat Lainnya »

BOLTIM

Lihat Lainnya »

BOLSEL

Lihat Lainnya »

BOLMUT

Lihat Lainnya »

SULAWESI UTARA

Lihat Lainnya »
Tampilkan postingan dengan label KOTAMOBAGU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KOTAMOBAGU. Tampilkan semua postingan

Pocil-Mongondow Masih Mencekam

Kamis, 15 November 2012


Usai Pemakaman,
Pocil-Mongondow Masih Mencekam
Situasi Perbatasan Poyowa Kecil dan Kelurahan Mongondow Usai Pemakaman Korban dijaga Ketat Aparat Kepolisian (Foto Marshal/MT)


Kotamobagu- Usai pemakaman Chandra Suot (16), Selasa siang (13/11) kemarin sekitar pukul 12.00 WITA, situasi di perbatasan Desa Poyowa Kecil (Pocil) dan Kelurahan Mongondow sempat mencekam. Soalnya ratusan massa dari Pocil mencoba masuk wilayah Mongondow. Beberapa di antaranya sambil berteriak dan membuka baju.

Pantauan langsung media ini di perbatasan kedua kampung, gerakan ratusan warga Pocil tanpa membawa senjata tajam ini, dihalau aparat kepolisian dibantu TNI yang telah membentuk barikade. Massa perlahan dipukul mundur. Mereka pun geram, dan sempat melempari batu ke arah polisi.

Sejumlah wartawan yang melakukan peliputan pun langsung berlari mencari perlindungan dari lemparan batu tersebut.

Di sisi lain, pantauan di kelrahan Mongondoe, belum terlihat adanya pergerakan massa saat itu. Dan sekitar pukul 13.00 WITA, amarah warga Pocil mulai mereda, namun mereka masih berkumpul di tengah jalan sehingga memacetkan arus lalu lintas. 

Adapun pengamanan di perbatasn kedua kampung saat itu, dipimpin langsung Kapolres Bolmong AKBP Enggar Brotoseno SIK dan Wakapolres Kompol Rustanto SIK. Tak hanya itu, tampak pula Dandim 1303 Bolmong Letkol Inf Mujiharto.

Sementara dari pemerintah Kotamobagu, tak ada walikota maupun wakil walikota. Hanya ada beberapa pejabat yang terlihat, seperti Kepala Badan Kesbang Linmas Herman Aray, Kabag Tapem BAmbang Ginoga dan Camat Kotamobagu Selatan Umarudin Amba.

Kapolres yang ditemui di TKP, kepada sejulmah wartawan media cetak maupun televisi, menyampaikan imbauan kepada warga kedua kampung untuk sma-sama dapat menahan diri. “Kami mengimbau warga dari Poyowa Kecildan Mongondow untuk sama-sama menahan diri, tak muda terhasut oleh isu-isu yang tak bertanggung jawab,” kata Kapolres.

“Percayakan semuanya kepada aparat untuk meyelesaikan masalah ini. Serta memberikan waktu waktu kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus ini sampai tuntas,” imbuhnya.
POCIL MASUK

Walaupun sudah ada imbauan dari Kapolres, kemudian petugas pengamanan dari polisi maupun TNI kembali ditambah, namun sesuatu yang mengejutkan terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WITA. 

Saat itu, sejumlah warga Pocil berhasil masuk ke wilayah Kelurahan Mongondow. Mereka tidak melewati jalan yang telah dijaga polisi, tapi lewat belakang rumah warga.

Massa yang meringsek masuk ini, hanya bersenjatakan kayu, beberapa di antarnaya memegang batang besi. 

Di sisi lain, warga Mongondow yang sebelumnya terlihat tenang, tiba-tiba mengetuk tiang listrik yang ternyata merupakan pesan untuk bersiaga. Tak lama kemduian, ratusan warga Mongondow berkumpul di tengah jalan, lalu masuk di belakang rumah-rumah warga di mana saat itu warga dari Pocil sudah meringsek masuk. 

Aparat keamanan pun beberapa kali memberikan tembakan peringatan, untuk menghalau agar tak terjadi kontak fisik antar warga kedua kampung.(m-09/ite)

Antrian di SPBU Disebabkan Keterlambatan Passokan BBM

Selasa, 13 November 2012


Antrian di SPBU Disebabkan Keterlambatan Passokan BBM


Kotamobagu – Antrian panjang kendaraan yang melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi belakangan ini disejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kota Kotamobagu, disebabkan adanya kelangkaan BBM, mendapatkan perhatian serius dari Pemkot Kotamobagu.


Antrian BBM
Hal ini tercermin dari pernyataan Kepala Bagian  Ekonomi Pemkot Kotamobagu Hidayat Mokoagow SA ME, kepada Media Totabuan via seluler Senin (12/11) kemarin, “Memang itu diserbabkan adanya kelangkaan karena keterlambatan masuknya pasokan minyak,” ungkap Hidayat.

Dirinya pun mengatakan bahwa hal itu bukan hanya terjadi diwilayah Kotamobagu, “Ditempat lain juga terjadi hal seperti ini,” katanya.

Meski demikian Hidayat mengatakan pihak Pemkot Kotamobagu sudah berupaya menghubungi pihak prtamina Manado, “Sudah ada upaya dan langka-lanmgkah dengan pihak pertamina Manado agar beberapahari kedepan hal ini sudah bias teratasi,” tandasnya (kon/Jm)

SKPD Kotor Bakal Ditindak

Selasa, 06 November 2012

SKPD Kotor Bakal Ditindak

Kotamobagu – Himbauan Walikota Kotamobagu kepada seluruh Instansi maupun warga, untuk terus menjaga kebersihan dilingkungannya masing-masing, memasuki penilaian tahap pertama (P1) Adipura yang mulai digelar kemarin, sepertinya tidak diindahkan oleh sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).Betapa tidak, berdasarkan pantauan
Media Totabuan, senin (05/11) kemarin, di dalam Kantor SKPD yang berlokasi di jalan kampus Kelurahan Mogolaing, kondisinya sangat kotor. 
Doly Dzulhadji

Terutama di depan ruangan eks kantor BP4K. Hal seperti ini pun dianggap bisa menjadi salah satu kendala Pemerintah Kotamobagu (Pemkot) untuk menggapai cita-citanya yakni meraih trhopy adipura untuk yang ke dua kalinya.

Assisten I Bidang Pemerintahan Setda Kotamobagu Dolly Djulahadji ketika dikonfirmasi tentang hal ini, mengaku akan menindak tegas SKPD yang dianggap tidak kooperatif dalam menyukseskan cita-cita daerah tersebut.

“Terima kasih atas informasinya, nanti akan kita cek lagi, jika terbukti maka SKPD tersebut akan dikenakan sanksi tegas,” ujar Dolly.

Lebih lanjut, Dolly menjelaskan jika sebelumnya Walikota telah melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Kantor SKPD tersebut, dan telah memerintahkan seluruh penghuni SKPD, untuk melakukan pembenahan terutama soal kebersihan.

 “Walikota sebelumnya telah menyidak dan memerintahkan SKPD untuk membersihkan semua sampah di kantor itu, namun jika masih kotor seperti yang terjadi saat ini, berarti mereka (SKPD) tidak ada tindak lanjut atas perintah Walikota tersebut,” pungkasnya. (m-03/Jm)

Kapolda Serukan Imbauan Damai

DAMAI TOTABUAN
Kapolda Serukan Imbauan Damai
Gugah Insan Pers Jadi Agen Penyejuk

Kotamobagu- Setelah melakukan kunjungan di wilayah Dumoga, Sabtu lalu, Kapolda Sulut Brigjen Dicky Atotoy memilih tetap berada di Tanah Totabuan hingga Senin (05/11). 

Jenderal bintang satu ini tampaknya ingin memantau langsung dari dekat perkembangan kamtibmas di dua kampung yang bertikai, yakni Desa Tambun dan Kelurahan Imandi.

Tak haya itu, Kapolda bersama para pejabat dari Polda Sulut juga melangsungkan rapat koodrinasi dengan jajarna Polres Bolmong, di Mapolres Senin siang kemarin.
Dalam jumpa pers usai rapat, Kapolda didampingi Kapolres Bolmong AKBP Enggar Brososeno, menyerukan imbauan damai kepada masyarakat. 

Juga mengajak seluruh elemen masyarakat Totabuan untuk bersama-sama menjadi agen penyejuk, demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang kondusif, khususunya untuk menciptakan suasana damai dan nyaman di tengah masyarakat Desa Tambun dan Kelurahan Imandi.
Saya menghimbau kepada masyarakat di Tambun dan Imandi agar dapat menahan diri  dan jangan mudah terhasut oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab,” seru Kapolda dalam jumpa pers itu.

Kapolda jug amenyerukan, agar seluruh elemen di Totabuan dapat bersama-sama mendukung upaya polisi dalam meredam konflik kedua desa tersebut, demi terciptanya suasana kondusif dan tidak melebar ke daerah lain.

“Saya meminta dukungan seluruh elemen masyarakat untuk bsia membantu upaya polisi mendamaikan kedua desa. bagaimanapun juga, hal ini adalah tugas kita bersama,” kata Kapolda.

Kapolda juga menggugah kepada semua insan pers yang bertugas di wilayah peliputan Bolmong Raya, agar dapat bekerja sama guna menjadi agen penyejuk, demi mendorong perdamaian di daratan Dumoga dan seluruh pelosok Bolmong Raya. 

“Kami juga mengajak teman-teman wartawan, untuk membantuh upaya terciptanya kondisi kamtibmas di Dumoga yang kondusif. Serta dapat membantu mencegah penyebaran info-info yang merusakn upaya perdamaian di Dumoga,” gugah Kapolda.

Selain itu, Kapolda juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati dan wakil Bupati Bolmong, Hi Salihi Mokodongan-Pnt Yanny R Tuuk, bersama jajaran yang banayk membantu tugas aparat kepolisian bersama TNI untuk pemulihan situasi di Dumoga. 

Bahkan Kapolda berjanji untuk membantu Pemkab Bolmong pad aperbaikan infrastruktur masyarakat yang rusak akibat pertikaian di Tabmbun dan Imandi.(m-09/tim)

Terminal Bonawang Sasaran Awal P1 Adipura

Senin, 05 November 2012

Terminal Bonawang  Sasaran Awal P1 Adipura
Terminal Bonawang Kotamobagu jadi Prioritas penilaian Adipura

Kotamobagu – Penilaian Adipura tahap pertama (P1) oleh tim penilai dari Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) Summapapua, dimulai hari ini tepatnya pukul 12.00 Wita. Sedikitnya 60 titik dari seluruh lokasi yang ada dii Kotamobagu akann mendapakan pengamaan serius dari para tim penilai itu. 

Informasi ini berdasarkan pernyataan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kotamobagu Ramlan Tegema kepada Media Totabuan, Minggu (04/11) kemarin.
“Tim penilai akan berangkat dari Manado pada pukul 07.30 wita pagi, diperkirakan pukul 12.00 siang, mereka sudah tiba di Kotamobagu dan langsung melakukan penilaian,” ungkap Tegema.


Dijelaskannya, sebanyak tiga orang perwakilan dari KLH yang akan turun ke Kotamobagu, sedangkan sasaran pertama yang akan dinilai adalah Terminal Bonawang.


“Mereka (tim penilai, red), langsung turun di Terminal Bonawang, selanjutnya ke Hutan Kotamobagu di belakang terminal, setelah itu mereka beranjak ke Kantor Kecamatan Kotamobagu Barat dan TPA,” tambahnya.


Lebih lanjut, dikatakan Tegema tim penilai tersebut menyusuri sepanjang jalan, sekolah dan beberapa perkantoran.


“Diperkirakan, penilaian hari pertama akan berakhir di Perumahan Perbinda Kelurahan Biga, sisanya nanti akan dilanjutkan besok harinya,” pungkas Tegema, seraya menambahkan kalau  penilaian hanya dilakukan selama dua hari.
(m-03/Jm)

KK Bisa Buka Penerimaan CPNS

Jumat, 02 November 2012

KK Bisa Buka Penerimaan CPNS

Jusran Deby Mokolanot
Kotamobagu– Pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) memberi ijin kepada Pemkot Kotamobagu untuk membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Khabar gembira ini disampaikan oleh Ketua Komisi I DPRD Kotamobagu, Jusran Deby Mokolanot, kepada media ini Kamis kemarin (01/11). Setelah melakukan pertemuan dengan pejabat di Kementerian PAN-RB.

“Itu karena akan dibuka penerimaan CPNS di daerah-daerah mulai  tahun depan. Dan termasuk Kotamobagu juga akan diberikan kuota,” kata Jusran memasikan.

Menurutnya, sebagai prasyarat untuk penerimaan CPNS 2013, instansi teknis yakni BKDD Kotamobagu harus menyiapkan beberapa persyaratan yang telah ditentukan Kemenpan-RB. “Persyaratan yang harus dimasukan terlebih dahulu di antaranya analisis kebutuhan tenaga kerja, kajian kepangkatan serta daftar jumlah PNS termasuk analisis beban tenaga kerja agar pendistribusian tenaga Honor Daerah (Honda) dan PNS akan seimbang,” ungkapnya.

Mokolanut juga menambahkan, pembukaan penerimaan CPNS di daerah bisa dilakukan tahun depan, karena moratorium penerimaan CPNS hanya berlaku hingga 31 Desember 2012. “Untuk jumlah, tentu kita serahkan ke Pemkot memperjuanhgkannya. Tapi dewan tentu akan membantu bila dibutuhkan,” tambah dia.

Sayangnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Drs Hi Nasrus Gilalom belum bisa dimintai keterangan terkait hal tersebut. Beberapa kali dihubungi media ini melalui nomor telpon 0812448xxxx, masih di luar jangkauan alias tak aktif.(idr)

Kami Kira Fogging, Ternyata Kebakaran...”

Kamis, 01 November 2012

Kami Kira Fogging, Ternyata Kebakaran...” 
 Rumah Mewah di Genggulang Rata Tanah 

Ilustrasi Rumah terbakar
Kotamobagu – Aktifitas warga Kelurahan Gengulang, Kecamatan Kotamobagu Utara, Rabu (31/10) kemarin, tiba-tiba terhenti sejenak. Gara-gara terjadinya kebakaran di wilayah itu, sekitar pukul 10.00 Wita. 

Pantauan Media Totabuan, rumah megah yang diketahui milik Herry Subianto yang merupakan PNS di Kabupaten Bolmong itu, nyaris rata tanah dilalap si jago merah. Api terlihat cukup cepat merengsek dan meluluh lantakkan seisi rumah.

Noni, istri dari Hery Subianto terlihat sangat shock dengan peristiwa itu. Dirinya tak kuasa menahan kesedihan atas musibah yang menimpa keluarganya tersebut. Sambil menangis tersedu-sedu, Noni pun mengabarkan kejadian itu kepada suaminya.

“Papa, semua barang dan isi rumah kita sudah terbakar,” ujar perempuan berkerudung itu.
Melihat hal tersebut, sejumlah warga terlihat langsung mendekat ke Noni, seraya mencoba menenangkannya.

Menariknya, sejumlah warga awalnya mengira kalau kepulan asap yang keluar dari rumah tersebut, merupakan asap fogging dari pihak Dinkes.

“Saya melihat kepulan asap dari belakang rumah korban, saya pikir itu hanya asap petugas kesehatan yang melakukan pengasapan untuk pencegahan DBD, tapi setalah saya amati ternyata ada api, saya pun langsung berteriak minta tolong” jelas salah satu wanita yang rumahnya berada di dekat lokasi kejadian.

Kerugian dari kebakaran tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Hal ini diketahui sebab ada dua unit motor dengan jenis Kawasaki Ninja terlihat tinggal rangka, setelah dilalap api. Selain, itu hampir seluruh barang, pun ikut diluluh lantakkan si jago merah.

Untunglah, kerugian tidak membesar, sebab salah satu mobil jenis mobil Honda CRV Silver berhasil diselamatkan sejumlah personil TNI yang berada di Kipan C. 

“Mobil itu terkunci, makanya kami berinisiatif langsung mengangkatnya, untuk menghindar dari lalapan api,” imbuh Komandan Kipan C 713, Lettu Inf Burhanudin yang turut memadamkan api bersama anak buahnya.

Burhanudin mengatakan, informasi kebakaran tersebut diperolehnya dari anak buahnya yang bertugas di depan pintu gerbang. Diketahui, jarak lokasi kebakaran dengan Markas Kipan C hanya sekitar 50 meter.

“Saat itu juga saya langsung menginstruksikan kepada personil untuk memasang alarm, sekitar 110 personel dikerahkan. Yang tertinggal hanya petugas jaga,” ungkapnya.
Aggota DPRD Bolmong, Chairun Mokoginta yang letak rumahnya berada di depan lokasi kejadian mengatakan kalau dirinya langsung menelpon pihak pemadam kebakaran.(m-09/Jm)

Dewan Lobi Kuota CPNS

Dewan Lobi Kuota CPNS
Tanyakan Nasib Honda K-1 dan K2

Tes CPNS Beberapa waktu lalu. (Foto dok)
Kotamobagu- Moratorium penerimaan CPNS daerah belum juga ada kejelasan sampai kapan diberlakukan. Sebab itu, personel Komisi I DPRD Kotamobagu merasa perlu menanyakan langsung ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI.

Para wakil rakyat yang dipimpin Ketua Komisi I Jusran Deby Mokolanot ini, khabarnya juga melobi supaya KK sudah bisa melakukan perekrutan tahun 2013 mendatang. Sehingga keinginan warga di daerah ini untuk menjadi buruh pemerintah, dapat terakomodir. 

“Kami sudah menyampaikan ke BKN, dan sekarang tinggal menunggu jawaban resmi. Mudah-mudahan tahun depan kita dapat jatah khusus untuk perekrutan CPNS baru,” kata Jusran.
Selain melobi kuota CPNS 2013, mereka juga menanyakan tentang kapan Undang-Undang ASN (Aparatur Sipil Negara) mulai diberlakukan. 

Ini semua terkait dengan penyediaan anggaran pemerintah daerah, jika saja besaran dana pensiun PNS tak berbeda jauh dari isu yang berkembang akhir-akhir ini. Di mana ada yang menyebut jumlahnya mencapai Rp 1,5 miliar.

“Kita tentu perlu mengkonsultasikan ini langsung ke BKN, sebab ini semua terkait dengan penyediaan anggaran yang sudah harus ditata dalam APBD 2013 mendatang,” kata Jusran lagi.

Tak hanya soal CPNS dan UU ASN, para anggota komisi bidang hukum dan pemerintahan ini mengkonsultasikan juga tentang nasib 13 tenaga honorer daerah (honda) kategori 1 di Pemkot KK, serta 150 honda K-2.

“Kami wajib mencari tahu kejelasannya dan sudah diperoleh jawaban, bahwa untuk honda K-1, diwajibkan melengkapi berkas sampai akhir tahun ini. Sedangkan untuk honda K-2, kemungkinan besar masih harus mengikuti tes tertulis lagi tahun 2013 mendatang,” ungkapnya lagi.

Penjelasan terakhir itu sejalan dengan penyampaian Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Drs Hi Nasrun Gilalom, yang dikonfimasi secara terpisah. “Kami memang sudah menyampaikan kepada 13 honda K-1 Kotamobagu agar supaya segera melengkapi berkas sampai akhir tahun ini,” kata Gilalom.

Ditanya soal kapan pelaksanaan tes bagi honda K-2, Gilalom masih belum bisa memastikan. “Hasil konsultasi kami dengan Kementerian PAN dan RB Minggu lalu, hanya menyebut bahwa pelaksanaan tes tahun depan. Tapi belum ada kejelsan mengenai tanggal yang pasti,” jawab dia.(idr/Dink)

Ambulance Tak Boleh Angkut Jenasah

Rabu, 31 Oktober 2012

Ambulance Tak Boleh Angkut Jenasah
Darsudi Kecam Puskesmas Lolayan

Mobil Abulance seharusnya digunakan untuk melayani warga
Kotamobagu- Dewan Bolmong menerima laporan yang boleh dibilang aneh dari masyarakat. Betapa tidak, seorang warga di Desa Kopandakan 2 justru tidak diijinkan untuk menggunakan fasilitas mobil ambulance milik Puskesmas Lolayan, guna mengangkut jenasah keluarganya.

Laporan itu pun langsung diseriusi sejulah wakil rakyat. Salah satunya adalah Darsudi Gali, anggota dewan dari Partai Gerindra. “Ya, kami telah menerima laporan bahwa Kepala Puskesmas Tanoyan Kecamatan Lolayan Subianto Zakaria SE, menolak meminjamkan mobil ambunance untuk mengangkut jenasah warga di Kecamatan ini, yakni Desa Kopandakan 2. Peristiwa ini terjadi pekan lalu,” beber Gali, Selasa kemarin.

Yang membuat masyarakat lebih kecewa lagi, lanjut dia, ternyata saat hendak meminta ijin peminjaman mobil ambulance Puskesmas Tanoyan, dilakukan langsung oleh Pemerintah Desa Kopandakan 2 bersama seumlah ahli duka menghubungi. Namun Subianto Zakaria dengan tegas mengatakan kegunaan mobil ambulance itu bukan untuk pengangkutan jenazah.

“Karena itu, kami mengecam keras tindakan Kepala Puskesmas Tanoyan,” Kata Darsudi dengan nada marah.

Darsudi menilai, perilaku Kepala Puskesmas Tanoyan Subianto Zakaria SE tersebut tidak mencerminkan perbaikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga perlu ada tindakan tegas dari Pemkab Bolmong. “Harus ada sanksi tegas kepada oknum pejabat seperti ini. Kalau perlu, dimutasi saja,” tandasnya lagi.(m-06)

Djelantik Segarkan Kabinet

Djelantik Segarkan Kabinet

Kotamobagu– Prediksi maupun spekulasi terkait rolling pejabat di jajaran Pemkot Kotamobagu, bakal segera berakhir. Menyusul info dari sumber resmi media ini, bahwa agenda yang dinanti para PNS tersebut bakal digelar Rabu (31/10) hari ini.

“Sejumlah pejabat yang akan dilantik sudah mendapat undangan. Rencananya pelantikan sore ini (Selasa kemarin, red). tapi kemudian ditunda lagi esok (hari ini),” ujar salah satu sumber yang namanya enggan dikorankan tersebut.

Sejumlah sumber membeber, nama-nama yang terkena bidikan rolling kali ini. Di antaranya Muhammad Agung Adati yang menjabat Kabag Humas bakal hampir pasti akan punya job baru sebagai Sekretaris KPU. Sedangkan Gunawan Damopolii naik eselon menjadi Staf Ahli Walikota.

Jabatan strategis untuk Kabag Humas, meski hanya eselon 3, bakal diwariskan Agung kepada Fahry Damopolii atau Frans ‘Abo’ Manoppo.

Sedangkan untuk posisi eselon 2, khabar terkini menyebutkan, bahwa Kadis Pendidikan Deevy Rumondor bakal diganti Syair Lentang, yangs aat ini menjabat Plt Kepala BPMD. Deevy sendiri punya dua peluang, yakni hanya bertukar posisi dnegan Lentang, atau menjadi Asisten II.

Jika peluang kedua yang terjadi kepada Deevy, maka dipastikan efeknya akan jadi lebih panjang lagi. Sebab Hardi Mokodompit bakal turun ke Kepala Bapeda, mengantikan adik kandungnya Zulkifli Mokodompit. Sementara sang adik akan dikembalikan ke Dinas Pertanian sebagai Kepala Dinas. Sebelumnya ia pernah menjabat sekretaris di dinas ini.

Lalu ke mana Martokihardjo Mokodompit akan berlabuh? Ada info menyebut, adik kandung Idrus Mokodompit, legislator Sulut dari Partai Demokrat ini, tak akan mungkin ‘bernai’ dinonjobkan oleh walikota. Mokodompit yang satu ini kemungkinan besar akan menjadi staf ahli, tetap jabatan eselon 2 namun tak punya anak buah.

Dengan begitu, ada benarnya juga bocoran sumber resmi media ini, bahwa tidak ada pejabat yang akan di non job kan. “Yang terjadi, kemungkinan hanya perpindahan jabatan. Sebab ada beberapa kepala SKPD yang memang sudah pensiun sehingga harus diisi agar tidak terjadi kekosongan jabatan,” beber sumber.

Pernyataan sumber itu dikuatkan oleh ucapan Kepala Bagian Humas Pemkot Kotamobagu, Muhammad Agung Adati ST MSi, beberapa waktu lalu, seraya mengatakan kalau rolling yang akan dilakukan merupakan hal yang wajar untuk lebih meningkatkan kinerja pemerintahan.

“Soal rolling itu hal biasa dalam pemerintahan. Sebab, bagaimanapun tujuan dilakukannya rolling semata-mata untuk lebih mengefektifkan kinerja pemerintahan kedapan, dalam hal pelayanan ke masyarakat,” jelas Agung.

Diketahui, awalnya pergeseran jabatan tersebut akan dilakukan Senin awal pekan lalu. Hal ini sebagaimana pernyataan Walikota Kotamobagu Drs Hi Djelantik Mokodompit beberapa waktu lalu, usai menghadiri sidang paripurna dukungan pembentukan provinsi BMR di DPRD Kota Kotamobagu.

"Mungkin Senin (29/10) pekan depan (hari ini), setelah acara sumpah pemuda,” kata Djelantik beberapa waktu lalu

Djelantik juga sempat menampik adanya kendala dalam rencana mutasi sejumlah pejabat itu. Di mana menurutnya hal itu hanya sevatas pada penyesuaian waktu koordinasi antara Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ada rapat  di Badan Kepegawaian Negara (BKN). (jmr/sby/)

POLITIK

Lihat Lainnya »

HUKRIM

Lihat Lainnya »

LIPU NATON

Lihat Lainnya »

NASIONAL

Lihat Lainnya »