Berita Terbaru :

Pocil-Mongondow Masih Mencekam

Kamis, 15 November 2012


Usai Pemakaman,
Pocil-Mongondow Masih Mencekam
Situasi Perbatasan Poyowa Kecil dan Kelurahan Mongondow Usai Pemakaman Korban dijaga Ketat Aparat Kepolisian (Foto Marshal/MT)


Kotamobagu- Usai pemakaman Chandra Suot (16), Selasa siang (13/11) kemarin sekitar pukul 12.00 WITA, situasi di perbatasan Desa Poyowa Kecil (Pocil) dan Kelurahan Mongondow sempat mencekam. Soalnya ratusan massa dari Pocil mencoba masuk wilayah Mongondow. Beberapa di antaranya sambil berteriak dan membuka baju.

Pantauan langsung media ini di perbatasan kedua kampung, gerakan ratusan warga Pocil tanpa membawa senjata tajam ini, dihalau aparat kepolisian dibantu TNI yang telah membentuk barikade. Massa perlahan dipukul mundur. Mereka pun geram, dan sempat melempari batu ke arah polisi.

Sejumlah wartawan yang melakukan peliputan pun langsung berlari mencari perlindungan dari lemparan batu tersebut.

Di sisi lain, pantauan di kelrahan Mongondoe, belum terlihat adanya pergerakan massa saat itu. Dan sekitar pukul 13.00 WITA, amarah warga Pocil mulai mereda, namun mereka masih berkumpul di tengah jalan sehingga memacetkan arus lalu lintas. 

Adapun pengamanan di perbatasn kedua kampung saat itu, dipimpin langsung Kapolres Bolmong AKBP Enggar Brotoseno SIK dan Wakapolres Kompol Rustanto SIK. Tak hanya itu, tampak pula Dandim 1303 Bolmong Letkol Inf Mujiharto.

Sementara dari pemerintah Kotamobagu, tak ada walikota maupun wakil walikota. Hanya ada beberapa pejabat yang terlihat, seperti Kepala Badan Kesbang Linmas Herman Aray, Kabag Tapem BAmbang Ginoga dan Camat Kotamobagu Selatan Umarudin Amba.

Kapolres yang ditemui di TKP, kepada sejulmah wartawan media cetak maupun televisi, menyampaikan imbauan kepada warga kedua kampung untuk sma-sama dapat menahan diri. “Kami mengimbau warga dari Poyowa Kecildan Mongondow untuk sama-sama menahan diri, tak muda terhasut oleh isu-isu yang tak bertanggung jawab,” kata Kapolres.

“Percayakan semuanya kepada aparat untuk meyelesaikan masalah ini. Serta memberikan waktu waktu kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus ini sampai tuntas,” imbuhnya.
POCIL MASUK

Walaupun sudah ada imbauan dari Kapolres, kemudian petugas pengamanan dari polisi maupun TNI kembali ditambah, namun sesuatu yang mengejutkan terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WITA. 

Saat itu, sejumlah warga Pocil berhasil masuk ke wilayah Kelurahan Mongondow. Mereka tidak melewati jalan yang telah dijaga polisi, tapi lewat belakang rumah warga.

Massa yang meringsek masuk ini, hanya bersenjatakan kayu, beberapa di antarnaya memegang batang besi. 

Di sisi lain, warga Mongondow yang sebelumnya terlihat tenang, tiba-tiba mengetuk tiang listrik yang ternyata merupakan pesan untuk bersiaga. Tak lama kemduian, ratusan warga Mongondow berkumpul di tengah jalan, lalu masuk di belakang rumah-rumah warga di mana saat itu warga dari Pocil sudah meringsek masuk. 

Aparat keamanan pun beberapa kali memberikan tembakan peringatan, untuk menghalau agar tak terjadi kontak fisik antar warga kedua kampung.(m-09/ite)
Share this Article on :